Sunday, December 7, 2014

Peluang Dan Kejujuran

Benih Itu Masih Ada


Pada suatu hari, @ku mendapat tugas untuk menjaga stand pameran suatu instansi. Banyak sekali instansi yang ikut dalam acara dirgahayu itu. Berbagai cara dilakukan untuk menarik pengunjung. Ada yang melakukan karaoke di stand-nya. Ada juga yang menampilkan video tarian yang dilakukan anggota instansi bersangkutan. Bahkan ada yang menyewa artis lokal (instansi mungkin) untuk memeriahkan stand pameran milik mereka. Jadi ada yang berkomentar jika stand yang ada di lokalisasi itu tidak jauh berbeda dengan toko kaset di pasar. Musik dan lagu yang berbeda aliran saling beradu, baik dari segi volume maupun intensitas audio.

Ada beberapa stand yang memberikan angket isian pada pengunjung. Angket menyertakan nomor undian yang akan di undi pada akhir acara. Maka ramailah stand itu dengan orang-orang yang mengincar hadiah. Jawaban dari pertanyaan ada di display stand sehingga mereka harus memperhatikan dengan seksama jika ingin menemukan jawabannya.

Ternyata umpan berupa angket itu cukup berhasil. Dan tentu saja, orang dalam juga ikut mengisi angket. Sayangnya, mereka mengambil angket lebih banyak dari orang biasa. Mengapa? Anda pasti sudah tahu jawabannya. Ada juga orang yang hanya meminta angket tanpa mengisi buku tamu padahal mengisi buku tamu adalah syarat mendapatkan angket. Sepertinya dia sudah mengenali sistem yang bekerja di dalam stand. Katanya, ”kemarin saya sudah mengisi buku tamu.” Ya, begitulah.  

Namun yang membuat @ku terharu adalah tindakan seorang anak yang menolak diberi angket. Dia mengaku sudah mengisi angket pada hari sebelumnya. Oh, LUAR BIASA. Dia begitu polos dan jujur. Dia cukup mengisi satu lembar angket dalam tujuh hari pameran. Tidak seperti orang dewasa yang sudah terkontaminasi racun dunia. Orang dewasa mengisi beberapa angket setiap malam. Ya, nafsu akan kemenangan telah membutakan hati mereka. Itu mungkin efek samping dari pendidikan. Di sekolah, mereka diajarkan materi matematika tentang peluang. Semakin banyak memiliki nomor undian, peluang untuk menang akan semakin besar. Ya, begitulah curhat kali ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian.


Zet.@, konsep pada 06 Desember 2014, penulisan 3 Februari 2015

Sumber gambar

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...